23 Kasus Hantavirus di Indonesia, 2025 Paling Tinggi

4 hours ago 13

23 Kasus Hantavirus di Indonesia, 2025 Paling Tinggi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi hantavirus. Foto: tangkapan layar express.co.uk

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan melaporkan ada 23 kasus positif Hantavirus di Indonesia dalam tiga tahun terakhir, yakni 2024 hingga 2026.

Selain itu, ada tiga kasus kematian dan 256 suspek di periode tersebut.

Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit dr. Andi Saguni menuturkan belum dilaporkan temuan HPS (hantavirus pulmonary syndrome) di Indonesia, berbeda dengan yang di Kapal Pesiar MV Hondius.

“Untuk data ini kami lihat dari 2024-2026 ada 23 kasus tersebar di 2024 satu kasus, 2025 17 kasus, 2026 ada 5 lima dan sekali lagi belum dilaporkan HPS di Indonesia,” ucap Andi dalam Konferensi Pers Kewaspadaan Penyakit Virus Hanta, pada Senin (11/5).

Menurut dia, berdasarkan penelitian terdahulu, kasus Hanta (HFRS) pada manusia di Indonesia telah ditemukan sejak tahun 1991.

Hantavirus sendiri bisa tertular bila ada kontak dengan tikus atau celurut maupun paparan ekskresi dan sekresinya.

Hantavirus pada tikus atau celurut ditemukan di 29 provinsi di Indonesia berdasarkan Studi Rikhus Vektora.

Seluruh kasus Hantavirus yang terkonfirmasi di Indonesia, yaitu jenis seoul virus, bukan andes virus yang bisa menular antarmanusia.

Menurut dia, berdasarkan penelitian terdahulu, kasus Hanta (HFRS) pada manusia di Indonesia telah ditemukan sejak tahun 1991.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |