jpnn.com, SEMARANG - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng melantik 42 anggota Purna-Paskibraka menjadi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang.
Acara pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Lokakrida, Gedung Balaikota, Rabu (11/2).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai luhur bangsa serta membentuk karakter pemimpin muda yang berintegritas dan setia kepada NKRI.
"Saya minta mereka agar menjadi simbol. Setiap keputusan, kalimat yang keluar (diucapkan), dan gerak-geriknya itu melambangkan dirinya sebagai seorang yang pancasilais," kata Agustina.
Agustina menekankan para Duta Pancasila adalah pemuda pilihan dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi yang diharapkan menjadi benteng ideologi di tengah arus globalisasi.
Mereka diminta untuk tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki empati tinggi agar pengabdian mereka dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di lingkungan terkecil, seperti keluarga, sekolah, hingga media sosial.
"Pancasila itu kalau diperas menjadi satu kata itu adalah gotong royong. Kalau kita sudah terbiasa untuk hidup dengan berpikir dengan cara gotong royong, kita akan cenderung untuk menjalin hubungan baik dengan semua pihak. Artinya kondusivitas itu menjadi nomor satu," tegas Wali Kota Agustina.
Dia berharap agar para Duta Pancasila ini terus menyebarkan pesan persatuan secara kreatif melalui media sosial agar mudah diterima oleh sesama generasi muda.










































