jpnn.com, BOGOR - DPRD Kota Bogor menutup Masa Sidang Kesatu Tahun Sidang 2025 dengan menerima sebanyak 1.270 aspirasi warga melalui kegiatan reses serta menuntaskan sejumlah agenda penganggaran, termasuk pembahasan APBD.
Penutupan masa sidang dilakukan dalam rapat paripurna, Rabu (31/12). Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, dan dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Abidin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Laporan hasil reses disampaikan Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata.
Dia mengungkapkan, selama Masa Sidang Kesatu Tahun Sidang 2025, DPRD Kota Bogor menerima sebanyak 1.270 aspirasi masyarakat yang dihimpun oleh anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing.
“Secara kuantitatif, DPRD Kota Bogor telah menerima 1.270 aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses yang dilakukan pada Masa Sidang Kesatu Tahun Sidang 2025,” kata Dadang.
Selain penyerapan aspirasi, DPRD Kota Bogor juga menjalankan fungsi penganggaran.
Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin, menyampaikan DPRD bersama Pemerintah Kota Bogor telah membahas APBD Perubahan Tahun 2025, APBD Tahun 2026, serta hasil evaluasi gubernur terhadap APBD Tahun 2026.
Zenal menegaskan, pembahasan anggaran tersebut diarahkan agar program dan kegiatan yang dibiayai APBD dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui reses.















































