jateng.jpnn.com, SEMARANG - Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan kesiapan Kota Semarang menjadi etalase nasional program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disiapkan sebagai contoh praktik terbaik.
Ketiga lokasi tersebut, yakni SPPG Aspol Polda Jateng Rejosari, SPPG Kedung Mundu 2, dan SPPG Pedalangan. Seluruhnya dinilai telah memenuhi standar operasional yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.
“Fasilitasnya sangat representatif dan layak jadi pembelajaran bagi peserta nasional,” ujar Agustina, Jumat (10/4).
Tak hanya itu, Semarang juga akan menjadi tuan rumah Dialog Nasional Praktik Baik Makan Bergizi Gratis 2026 yang digelar pada 28–30 April 2026.
Forum ini menjadi langkah strategis untuk mendukung program nasional pemenuhan gizi masyarakat. Para peserta nantinya dijadwalkan turun langsung ke lapangan untuk melihat tata kelola distribusi makanan di tiga SPPG tersebut.
Dalam kunjungan itu, peserta akan mempelajari proses penyajian makanan yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sekaligus memastikan standar kebersihan dan kualitas pangan terpenuhi.
“Standarisasi kualitas makanan dan kebersihan adalah kunci utama dalam operasional SPPG,” tegasnya.
Agustina berharap praktik baik dari Semarang bisa direplikasi daerah lain. Dengan standar yang seragam, kualitas layanan program gizi di Indonesia diharapkan meningkat signifikan.





































