Tangsel Darurat Polusi Udara, Warga Desak Pemkot Bertindak

6 days ago 34

Tangsel Darurat Polusi Udara, Warga Desak Pemkot Bertindak

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Warga Tangsel mendesak pemkot bertindak atas darurat polusi udara akibat pembakaran sampah. Foto: source for jpnn

jpnn.com, TANGSEL - Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan darurat polusi udara akibat maraknya pembakaran sampah dan keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di kawasan permukiman.

Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.

Persoalan itu mengemuka dalam forum diskusi publik bertajuk “Bakar Sampah Bikin Sesek – Curhat Warga Tangsel Cari Solusi Polusi” yang digelar di Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (28/1/2026).

Forum tersebut membahas pengalaman warga menghadapi pencemaran udara, lambannya penanganan laporan, serta meningkatnya risiko kesehatan.

Sejumlah data pemantauan kualitas udara menunjukkan konsentrasi partikel halus PM2.5 di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kondisi ini dinilai memperparah ancaman kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.

Perwakilan Gerakan Peduli Tangsel, Sigit Priambodo, menyampaikan bahwa persoalan pembakaran sampah telah lama dirasakan warga, namun belum ditangani secara serius.

“Kami hampir setiap hari menghirup asap pembakaran sampah, dan industri kecil di lingkungan kami. Dampaknya bukan cuma sesak, tapi juga kekhawatiran soal kesehatan anak-anak dan orang tua,” ujarnya.

Warga Tangsel mendesak pemkot bertindak atas darurat polusi udara akibat pembakaran sampah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |