jpnn.com, MANADO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga mewaspadai gelombang tinggi yang diprediksi mencapai empat meter di perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Peringatan ini berlaku mulai hari ini hingga 8 Februari 2026.
"BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 8 Februari 2026," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky D Aror, di Manado, Rabu.
Dia mengatakan, pada umumnya angin dominan bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan rata-rata antara 6 - 25 knot.
Selanjutnya, bibit siklon tropis "94W" di utara Papua dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap potensi cuaca buruk di Sulawesi Utara.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka laut di perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Dia mengatakan, tinggi gelombang 1,25 - 2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan selatan Sulawesi Utara, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
Berikutnya, perairan Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, Laut Sulawesi bagian timur, dan Laut Maluku.












































