Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Bursa Pilpres 2029, Fernando Emas: Alarm Politik Seharusnya Berbunyi Keras di Istana

3 hours ago 20

 Alarm Politik Seharusnya Berbunyi Keras di Istana

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas. Foto: Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Hasil survei Indonesian Public Institute (IPI) pada 9 Februari 2025 menghadirkan kejutan yang cukup signifikan dalam lanskap politik Indonesia menjelang Pemilu 2029.

Nama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (SS) muncul dalam 10 besar bursa calon presiden, bersanding dengan tokoh-tokoh politik papan atas seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Pramono Anung, Puan Maharani, dan Agus Harimurti Yudhoyono.

“Posisi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di puncak survei memang tidak mengejutkan. Namun, kehadiran nama Sjafrie dalam daftar tersebut membuka pertanyaan yang menarik sekaligus mengkhawatirkan bagi stabilitas politik pemerintahan saat ini,” tegas pengamat politik sekaligus Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI) Fernando Emas di Jakarta (10/2).

Fernando Emas mengatakan Sjafrie Sjamsoeddin bukanlah nama asing dalam konstelasi politik Indonesia.

Sebagai sahabat karib Presiden Prabowo, kata dia, mantan perwira militer ini dikenal memiliki pengaruh yang sangat besar dalam lingkaran kekuasaan.

"Wataknya yang tegas dan latar belakang militernya membuat sosoknya dipandang sebagai menteri paling “powerful” di kabinet. Namun, popularitas dan kekuasaan yang dimilikinya kini justru berpotensi menjadi bumerang bagi Prabowo sendiri. Ketika seorang menteri pertahanan mulai masuk dalam radar calon presiden, alarm politik seharusnya berbunyi keras di Istana," ujar Fernando Emas.

Fernando menyoroti investigasi salah satu Majalah nasional yang mengungkap adanya ketegangan internal di tubuh pemerintahan yang melibatkan dua tokoh paling dekat dengan Presiden Prabowo dan salah satunya Sjafrie Sjamsoeddin.

Benturan pandangan mereka terkait skenario pembenahan ekonomi nasional menjadi bukti bahwa perpecahan sudah mulai terlihat di permukaan.

Nama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (SS) muncul dalam 10 besar bursa calon presiden, bersanding dengan tokoh-tokoh politik papan atas.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |