jpnn.com, SURABAYA - Polisi mengungkap motif pembunuhan brutal terhadap seorang pria di Jalan Sencaki, Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Jawa Timur.
Polrestabes Surabaya menyebutkan pelaku berinisial AR (55) melakukan pembunuhan dipicu emosi seusai menerima laporan adik kandungnya jadi korban pelecehan.
"Korban diserang secara brutal sehingga korban mengalami pendarahan hebat dan meninggal di lokasi," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, Kamis.
Kombes Luthfie mengatakan pelaku ditangkap sehari setelah kejadian di Sampang, Madura, setelah diduga menghabisi korban menggunakan senjata tajam, pada Kamis (23/4) sekitar pukul 06:00 WIB.
Dia menjelaskan tersangka emosi setelah mendapat laporan dari adik kandungnya yang mengaku telah dilecehkan oleh korban.
Menurutnya, tersangka sempat tiga kali mencari korban sejak dini hari sebelum akhirnya menemukan korban di lokasi yang biasa disinggahi.
"Pada pencarian ketiga, tersangka sudah membawa pisau. Saat bertemu korban sempat terjadi cekcok sebelum pelaku menyerang," ucap Luthfie.
Selain mengusut kasus pembunuhan tersebut, pihaknya juga mendalami dugaan penyalahgunaan narkotika oleh tersangka.











































