Situasi Memanas, Datang Alat Berat, SMAN 13 Bandung Sempat Terancam Disegel

3 hours ago 15

Situasi Memanas, Datang Alat Berat, SMAN 13 Bandung Sempat Terancam Disegel

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

SMA Negeri 13 Kota Bandung yang terletak di Jalan Raya Cibereum, Kecamatan Andir, menjadi objek sengketa oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com - BANDUNG - Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN 13 Bandung menjadi objek sengketa oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris Nyi Mas Entjeh.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Cibereum, Kecamatan Andir, itu sempat terancam digembok.

Upaya penggembokan dilakukan dengan dasar putusan Peninjauan Kembali (PK) Nomor 652 PK/Pdt.G/Jo Penetapan Nomor 15/Pdt.G/EKS/2015/PTUN/Pn.Bdg.

Peristiwa tersebut terjadi pekan lalu.

Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) Bidang Bina Masyarakat SMAN 13 Bandung Henhen Suhaenih, membenarkan informasi adanya rencana penyegelan oleh pihak yang mengeklaim sebagai ahli waris. Namun, rencana itu akhirnya urung dilakukan setelah melalui proses negosiasi.

"Peristiwa ini bermula sekitar pukul 05.30 WIB. Saya ditelepon satpam yang menyampaikan ada informasi dari pihak penggugat melalui pengacaranya. Mereka mau mengosongkan sekolah karena sebelumnya sudah ada somasi yang tidak ditanggapi," kata Henhen saat ditemui, Selasa (10/2).

Henhen mengungkapkan, situasi sempat memanas lantaran pihak penggugat datang membawa alat berat sehingga para siswa tertahan dan belum bisa masuk ke lingkungan sekolah.

Dia pun meminta kebijaksanaan agar proses belajar mengajar tetap berjalan.

SMA Negeri 13 Bandung nyaris digembok pihak yang mengaku ahli waris. Negosiasi dilakukan agar siswa tetap bisa belajar dan aktivitas sekolah berjalan normal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |