jpnn.com - Sebanyak 153 warga lanjut usia (lansia) dari enam kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti wisuda pendidikan Al-Qur'an setelah dinyatakan lulus melalui proses yudisium.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengapresiasi semangat para lansia yang tetap belajar di usia senja, bahkan beberapa di antaranya telah berusia di atas 80 tahun.
"Wisuda ini bukan artinya selesai untuk belajar. Saya melihat sendiri yang dari Sungaiselan dan Koba, usia 80 sekian tahun masih mau belajar. Itulah yang mesti kita contoh dan teladani," kata Algafry, Minggu (14/6/2026).
Wisuda lansia tersebut merupakan bagian dari kegiatan Wisuda TKA/TPA LPPTKA Angkatan XXIII, Tahfidz Juz 30 Angkatan X, serta Wisuda Majelis Taklim Lansia Angkatan I tingkat Kabupaten Bangka Tengah yang digelar selama dua hari, Sabtu (13/6) hingga Minggu (14/6).
Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Bangka Tengah Devi Efrianda mengatakan semangat para lansia dalam mempelajari Al Quran diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anggota majelis taklim lainnya.
"Saya salut sama ibu-ibu, tidak mengenal usia tetap mau belajar Al Quran. Semoga ini menjadi inspirasi bagi anggota BKMT yang lain untuk selalu istikamah," ujarnya.
Salah satu wisudawati lansia Heryati (64), mengaku bersyukur masih diberikan kesehatan dan semangat untuk terus menghafal Al Quran di tengah aktivitas sebagai guru mengaji di Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis, Bangka Tengah.
"Alhamdulillah, ini syukur sekali kepada Allah SWT karena masih diberi ingatan yang kuat dan semangat untuk terus menghafal Al Quran. Walaupun mungkin kata orang tidak mungkin, tapi Insya Allah kalau kita mau berusaha dan berjuang, pasti ada hasilnya," katanya.







































