Selat Hormuz Dibuka, ESDM Tegaskan RI Tetap Lanjutkan Impor Minyak dari Rusia

3 hours ago 19

Selat Hormuz Dibuka, ESDM Tegaskan RI Tetap Lanjutkan Impor Minyak dari Rusia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia (kiri) dalam konferensi pers percepatan program strategis pemerintah di Auditorium Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (17/6/2026). (ANTARA/HO-Badan Komunikasi Pemerintah RI)

jpnn.com, JAKARTA - Langkah pemerintah untuk mengamankan pasokan energi dalam negeri dipastikan tetap berjalan dinamis tanpa bergantung pada satu jalur logistik global.

Keputusan ini diambil guna mengantisipasi segala ketidakpastian situasi geopolitik dunia yang masih fluktuatif.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan pengadaan minyak mentah dari Rusia masih berjalan dan menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat cadangan energi nasional.

"Kemarin sempat ada rencana untuk membuka jalur Selat Hormuz, dan kemudian ini masih sangat dinamis sekali. Yang pasti arahan Presiden jelas untuk tetap memperkuat cadangan energi nasional kita dengan beragam cara, termasuk salah satunya adalah impor crude dari Rusia. Ini masih tetap akan berjalan, masih tetap dalam proses," ucap Dwi dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu.

Dwi menjelaskan kebijakan tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 tentang Pengadaan Minyak Bumi, Bahan Bakar Minyak, dan/atau Liquefied Petroleum Gas untuk Ketahanan Energi Nasional

Melalui kebijakan itu, sejumlah badan usaha, termasuk Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (BBPMGB) Lemigas, diberikan kewenangan untuk melakukan impor guna memperkuat ketahanan energi nasional.

"Ada badan usaha seperti Lemigas di antaranya yang juga diberikan kewenangan untuk melakukan impor dalam hal untuk memperkuat ketahanan energi nasional kita," kata dia.

Selain dari Rusia, lanjut Dwi, pemerintah juga mengupayakan pengadaan minyak dari berbagai negara lain. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi diversifikasi sumber pasokan energi yang telah dijalankan sebelumnya sesuai arahan Presiden dan Menteri ESDM.

Langkah pemerintah untuk mengamankan pasokan energi dalam negeri dipastikan tetap berjalan dinamis tanpa bergantung pada satu jalur logistik global.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |