Sawah Tertutup Lumpur dan Irigasi Rusak, Pemkab Pidie Jaya Desak Percepatan Dana Pemulihan

5 hours ago 17

Sawah Tertutup Lumpur dan Irigasi Rusak, Pemkab Pidie Jaya Desak Percepatan Dana Pemulihan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kendaraan melintas di jalan yang berada di antara lahan pertanian yang rusak akibat terendam banjir dan lumpur banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh, Senin (8/12/2025). Berdasarkan data sementara posko tanggap darurat bencana Aceh pada 7 Desember menyebutkan kerusakan lahan pertanian di provinsi Aceh akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak 25 November lalu telah mencapai 65 ribu hektare lebih. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/YU

jpnn.com, BANDA ACEH - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mengusulkan bantuan dana pusat sebesar Rp 150 miliar untuk memulihkan sektor pertanian yang hancur akibat bencana hidrometeorologi.

"Pemkab Pidie Jaya mengusulkan dukungan sekitar Rp150 miliar untuk pemulihan lahan pertanian terdampak bencana hidrometeorologi akhir November 2025," kata Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi di Pidie Jaya, Minggu.

Pernyataan tersebut disampaikan Sibral Malasyi ketika mendampingi tim lintas kementerian saat meninjau wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya.

Bupati mengatakan percepatan pemulihan menjadi prioritas. Masyarakat membutuhkan dukungan pemulihan lahan, seperti endapan lumpur di areal persawahan serta rehabilitasi jaringan irigasi.

Pemkab Pidie Jaya, kata dia, juga mendorong kajian cepat dan pemetaan areal guna menentukan lahan sawah yang masih dapat rehabilitasi atau tidak dan membutuhkan areal alternatif lainnya.

"Percepatan pemulihan lahan ini harus menjadi prioritas sehingga masyarakat terdampak bencana bisa kembali bekerja dan memperoleh penghasilan. Karena itu, lahan pertanian harus kembali produktif," katanya.

Luas lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi mencapai 1.607 hektare dari 8.500 hektare total luas lahan pertanian di Kabupaten Pidie Jaya.

Dari 1.607 hektare lahan pertanian terdampak bencana tersebut, seluas 259 hektare dengan kondisi rusak berat, 143 rusak sedang, dan 1.225 hektare rusak ringan.

Pemerintah Pidie Jaya, Aceh, mengusulkan bantuan dana pusat sebesar Rp 150 miliar untuk memulihkan sektor pertanian yang hancur akibat bencana hidrometeorologi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |