APPBI Ungkap 65% Pengunjung Mal dari Kelas Menengah Bawah, Jadi Penopang Utama Ritel

5 hours ago 22

APPBI Ungkap 65% Pengunjung Mal dari Kelas Menengah Bawah, Jadi Penopang Utama Ritel

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Opening Ceremony Indonesia Shopping Festival 2026. Foto: Dokumentasi tim APPBI

jpnn.com, JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengungkapkan industri ritel tanah air saat ini bergantung pada aktivitas belanja masyarakat kelas menengah bawah.

Data internal menunjukkan sebanyak 65 persen total konsumen yang berbelanja di pusat perbelanjaan berasal dari segmen pasar tersebut.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menegaskan dominasi ini menjadi alasan mengapa pembangunan pusat belanja lebih banyak diarahkan pada segmen menengah bawah.

"Memang pangsa market segmen pasar Indonesia kan memang didominasi oleh kelas menengah bawah," kata Alphonzus di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Dalam upaya menjaga daya beli sekaligus momen kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, APPBI kembali menghadirkan Indonesia Shopping Festival 2026 di 407 pusat perbelanjaan pada 7- 23 Agustus 2026.

Festival belanja ini secara tidak langsung diharapkan mampu membantu mendorong daya beli masyarakat menengah bawah yang saat ini dinilai masih bermasalah.

Alphonzus menilai tingkat konsumsi segmen ini belum sepenuhnya pulih ke kondisi normal pascadinamika ekonomi belakangan ini.

Karena itu, strategi pusat belanja saat ini difokuskan untuk memberikan ruang promosi yang luas bagi peritel UMKM.

APPBI mengungkapkan industri ritel tanah air saat ini bergantung pada aktivitas belanja masyarakat kelas menengah bawah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |