Satgas Saber Pelanggaran Pangan Tegur RPH Pulo Gadung yang Jual Ayam di Atas HAP

4 hours ago 12

Satgas Saber Pelanggaran Pangan Tegur RPH Pulo Gadung yang Jual Ayam di Atas HAP

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Satgas meninjau pasar. Foto: source for JPNN

jpnn.com - JAKARTA – Satgas Saber Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan akan memberikan teguran kepada pihak Rumah Potong Hewan Pulo Gadung.

Hal itu lantaran harga ayam hidup di RPH tersebut mencapai Rp 32.000 per kilogram atau di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen yang ditetapkan pemerintah; sebesar Rp 25.000 per kilogram.

Temuan tersebut terungkap dalam sidak Satgas di Pasar Rawamangun dan RPH Pulo Gadung yang menelusuri penyebab tingginya harga ayam di tingkat konsumen.

“Kami beserta tim dari Satgas Pangan Dirkrimsus Polda Metro Jaya memantau langsung ke lapangan di Pasar Rawamangun dan di Rumah Potong Hewan Pulo Gadung. Di Pasar Rawamangun kami menemukan harga ayam sekitar Rp 45.000 per kilogram. Ini menjadi pertanyaan kami kenapa harganya di atas HAP," ujar Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa.

"Pedagang menyampaikan bahwa harga dari RPH memang sudah tinggi. Kenyataannya setelah kami cek di lapangan, di RPH Pulo Gadung harga ayam hidup dijual Rp 32.000. Ini sudah tidak pas dengan kondisi karena Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen untuk ayam sebesar Rp 25.000 per kg,” imbuhnya.

Menurutnya, harga di tingkat hulu yang melampaui HAP akan berdampak langsung pada harga di tingkat hilir yang selama ini terus dijaga stabilitasnya oleh pemerintah.

Ketut Astawa menegaskan akan memberikan teguran kepada pengelola RPH Pulo Gadung agar segera melakukan koreksi harga sesuai dengan acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Oleh karena itu kami akan memberikan teguran kepada RPH Pulo Gadung. Apalagi ini milik Perumda Dharma Jaya yang seharusnya memiliki fungsi sosial untuk membantu mengendalikan harga. Salah satu fungsi BUMD adalah menjaga stabilitas harga di masyarakat,” katanya.

Pengelola RPH Pulo Gadung pun menyatakan pihaknya akan segera melakukan evaluasi internal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |