jpnn.com, SEMARANG - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program SI SEMAR BERAKSI (ImigraSI SEMARang Berdayakan Ekonomi MasyaRAKat DeSa BInaan) dengan melaksanakan penyerahan bantuan dan sosialisasi keimigrasian di Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (6/5).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran imigrasi sebagai fasilitator kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan menghadirkan semangat “Imigrasi untuk Rakyat.”
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Krandon Lor ini dihadiri oleh Camat Suruh beserta jajaran, Kepala Desa dan perangkat desa, serta masyarakat setempat dengan total 32 peserta. Program ini juga melibatkan PIMPASA (Petugas Imigrasi Pembina Desa) sebagai ujung tombak pembinaan dan pengawasan keimigrasian di desa binaan.
Dalam kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang menyerahkan bantuan berupa 100 kg bibit jagung hibrida Bangkok dan unit alat pertanian kultivator.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan desa, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa Krandon Lor.
Acara diawali dengan sambutan dari Camat Suruh, Vega Lazuardi, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kantor Imigrasi Semarang dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang dan seluruh pihak yang telah menginisiasi program pemberdayaan ini. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Selain itu, kami juga mengimbau warga yang berniat bekerja ke luar negeri agar selalu mengikuti prosedur resmi sesuai aturan yang berlaku,” ujar Vega Lazuardi.
Selanjutnya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang Ari Widodo menegaskan bahwa program SI SEMAR BERAKSI merupakan langkah strategis dalam mengintegrasikan fungsi keimigrasian dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.










































