Rupiah dan Rilis MSCI Pengaruhi Pasar Modal, IHSG Melemah 3,5%

2 hours ago 19

Rupiah dan Rilis MSCI Pengaruhi Pasar Modal, IHSG Melemah 3,5%

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pengamat Pasar Modal Elandry Pratama mengatakan investor global mengambil sikap risk off (menghindari aset berisiko), termasuk di emerging market. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat Pasar Modal Elandry Pratama mengatakan investor global mengambil sikap risk off (menghindari aset berisiko), termasuk di emerging market seperti Indonesia.

Hal itu memicu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore, ditutup melemah 217,45 poin atau 3,56 persen.

Posisi IHSG berada di 5.883,88, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 20,26 poin atau 3,39 persen ke posisi 578,17.

"Dari eksternal, pasar masih mencermati arah suku bunga global, pergerakan yield US Treasury, serta penguatan dolar AS yang mendorong investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko di emerging markets,” kata Elandry.

Elandry menyebutkan  dari domestik, pelemahan rupiah yang sempat menyentuh level Rp 18.000 per USD turut menekan market sentiment dan memicu aksi profit taking.

Selain itu, investor masih menunggu kejelasan implementasi sejumlah kebijakan fiskal dan program prioritas pemerintah, agar dapat mengukur dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi, defisit anggaran, serta keberlanjutan fiskal ke depan.

"Hasil review MSCI yang belum membawa perubahan status Indonesia juga membuat pasar belum memperoleh katalis positif baru dalam jangka pendek," ujar Elandry.

Elandry menjelaskan, saat ini investor asing cenderung bersikap wait and see. 

Pengamat Pasar Modal Elandry Pratama mengatakan investor global mengambil sikap risk off (menghindari aset berisiko), termasuk di emerging market

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |