jateng.jpnn.com, PATI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati menyiapkan tempat pengungsian sementara bagi warga Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, yang terdampak banjir rob. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi meski genangan air di sejumlah titik mulai berangsur surut.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetyo mengatakan lokasi pengungsian disiapkan bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tunggulsari. Tempat yang disediakan antara lain Balai Desa Tunggulsari dan polindes setempat.
"Tempat pengungsian sementara disiapkan terutama untuk kelompok rentan seperti lanjut usia apabila sewaktu-waktu diperlukan," ujar Martinus, Selasa (23/6).
Berdasarkan data BPBD, sebanyak 73 rumah terdampak rob yang tersebar di lima RT. Rinciannya, RT 01 sebanyak tiga rumah, RT 02 sembilan rumah, RT 03 sebanyak 17 rumah, RT 04 delapan rumah, dan RT 05 menjadi wilayah paling terdampak dengan 36 rumah.
Hasil pemantauan sejak Sabtu (21/6) malam hingga Minggu (22/6) pagi menunjukkan genangan di sebagian wilayah mulai surut. Meski demikian, BPBD mencatat hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi.
Dalam penanganan darurat, BPBD telah menyalurkan bantuan logistik pangan kepada warga terdampak, khususnya di RT 05. Pemerintah juga mengalokasikan bantuan tunai sebesar Rp60 juta untuk penanganan tanggul yang jebol.
Selain itu, bantuan material geotekstil dari BPBD Provinsi Jawa Tengah telah disalurkan guna memperkuat penanganan darurat tambak yang rusak akibat terjangan rob.





































