jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan harga minyak global masih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.
Sebab, konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran masih berkepanjangan.
“Kelihatannya perang masih panjang. Artinya, konsumsi BBM di RI juga akan masih tinggi dan dengan harga yang lebih tinggi," kata Purbaya di Jakarta, Selasa (12/5).
Karena itu, pemerintah akan mengurangi impor minyak mentah dan BBM dengan memberikan insentif kendaraan listrik.
"Kalau saya bisa pindahkan ke listrik (lewat insentif untuk kendaraan listrik), itu akan mengurangi impor (BBM) dengan signifikan," ujar Purbaya.
Purbaya mengaku pemerintah terus mencermati perkembangan dan melakukan penghematan dalam beberapa bulan ke depan.
“Itu membantu daya tahan ekonomi, jadi jangan dilihat subsidinya. Tujuan utamanya itu, sehingga lebih tahan ekonominya dari sisi energi,” kata Purbaya.
Adapun insentif kendaraan listrik yang tengah disiapkan yakni masing-masing 100 ribu unit mobil dan 100 ribu sepeda motor listrik tahun ini.











































