jpnn.com, JAKARTA - Meta mulai membawa pendekatan baru dalam penggunaan kecerdasan artifisial di aplikasi pesan instan, WhatsApp.
Yaitu, lewat fitur obrolan Incognito untuk Meta AI di WhatsApp, perusahaan menjanjikan percakapan yang benar-benar privat bagi penggunanya.
Berbeda dari layanan AI pada umumnya, Incognito Chat diklaim tidak bisa diakses siapa pun, termasuk pihak Meta sendiri.
VP & Head of Product WhatsApp, Alice Newton-Rex mengatakan teknologi itu dibangun memakai sistem “Private Processing” atau Pemrosesan Privat.
“Obrolan Incognito dengan Meta AI benar-benar privat, tidak seorang pun bisa membaca percakapan Anda, bahkan kami pun tidak,” ujar Alice.
Kehadiran fitur itu dinilai menjadi jawaban atas meningkatnya penggunaan AI untuk kebutuhan yang lebih personal.
Mulai dari meminta saran keuangan, konsultasi kesehatan, hingga bantuan menyusun balasan pesan yang sensitif.
Meta melihat banyak pengguna kini mulai nyaman berdiskusi dengan AI mengenai hal-hal pribadi, termasuk dokumen yang memuat data penting.











































