jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menyebut kartu merah Adrian Purzycki menjadi titik balik kekalahan timnya dari Persebaya Surabaya.
Laskar Mataram harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor 0-1 pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu malam.
Jean-Paul mengatakan pertandingan berjalan seimbang pada babak pertama. Situasi berubah setelah PSIM kehilangan satu pemain pada awal babak kedua.
“Babak pertama berjalan seimbang, dan saya rasa permainan berubah ketika kami mendapat kartu merah setelah menit awal babak kedua,” kata Jean-Paul saat konferensi pers setelah pertandingan.
Bermain dengan sepuluh pemain membuat PSIM lebih banyak bertahan. Meski demikian, Jean-Paul menilai anak asuhnya mampu meredam tekanan Persebaya yang banyak mengandalkan serangan melalui umpan silang.
Pelatih asal Belanda itu memberikan apresiasi terhadap para pemainnya yang tetap disiplin menjalankan tugas bertahan meski kalah jumlah pemain.
Kondisi tersebut juga membuat Jean-Paul tidak terburu-buru melakukan pergantian pemain.
Dia menilai sebagian besar pemain masih dalam kondisi bugar dan mampu menjalankan strategi yang telah disiapkan.














































