jpnn.com, JAKARTA - Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi memroyeksi pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) dan sejumlah komoditas utama untuk perdagangan pekan ini.
Ibrahim memproyeksi indeks dolar akan bergerak menguat di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif.
Dia merinci indeks USD kemungkinan besar akan ditransaksikan pada level support di 99.100.
"Indeks dolar dalam perdagangan, kemungkinan besar akan ditransaksikan di 99.100 support-nya, kemudian resistance-nya di 100.700," kata Ibrahim dikutip dari pesan suara, Senin (15/6).
Selain mata uang, Ibrahim juga menyoroti harga minyak mentah dunia yang diperkirakan akan mengalami koreksi teknikal dengan range pergerakan yang melebar.
Untuk harga minyak, Ibrahim menetapkan titik support di level 77.400 dan titik resistance di level 94.600.
Dia menilai pelebaran jarak antara batas bawah dan batas atas ini dipicu oleh kondisi fundamental yang sedang terjadi di pasar energi.
Beralih ke sektor logam mulia, Ibrahim menyebutkan harga emas dunia ditutup pada angka 4.209 dolar per troy ounce pada Sabtu pagi.







































