jpnn.com - Persebaya Surabaya tidak ingin memasuki usia satu abad hanya dengan pesta dan seremoni. Bajol Ijo membidik hadiah terbesar dalam sejarah klub, yakni gelar juara Super League 2026/2027.
Target tersebut ditegaskan manajemen setelah melihat fondasi tim yang dinilai semakin kuat. Dua musim beruntun finis di posisi keempat menjadi pijakan bagi Persebaya untuk menaikkan standar.
Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi menilai tidak ada alasan bagi klub asal Surabaya itu untuk memasang target selain juara.
"Kenapa harus juara? Ya karena memang sebagai klub Kota Surabaya, tidak mungkin ada target lain kecuali harus juara," ujar Candra di Jakarta, Minggu (13/9/2026).
Bagi Persebaya, musim ini memang bukan musim biasa. Kompetisi 2026/2027 menjadi bagian dari perjalanan menuju perayaan 100 tahun klub.
Karena itu, manajemen ingin momentum bersejarah tersebut dilengkapi dengan pencapaian yang juga bersejarah.
"Harapannya pada perayaan 100 tahun Persebaya, kami bisa menjadi yang terbaik di Liga Indonesia," kata Candra.
Kepercayaan diri manajemen tidak muncul secara tiba-tiba. Persebaya telah menunjukkan tanda-tanda positif sejak pramusim dengan keberhasilan merebut trofi Piala Presiden 2026.

















































