jpnn.com, JAKARTA - SonicFlo, band yang beranggotakan Coki Bollemeyer (gitar), Boyi Tondo (bass/keyboard), dan Daffa Bagaskara (vokal), resmi merilis album debut yang bertajuk Perdebatan.
Album yang berisikan 9 lagu itu menjadi tonggak awal perjalanan SonicFlo sekaligus refleksi jujur tentang dinamika kehidupan yang penuh dengan perbedaan, pertanyaan, dan konflik.
Mengusung perpaduan warna musik dari tiga kepala dengan selera yang beririsan, SonicFlo menghadirkan eksplorasi sound yang unik.
Daffa Bagaskara membawa pengaruh musik 2000-an dengan nuansa alternative pop dan alternative pop rock, sementara Boyi Tondo terinspirasi dari era 80-an dan 90-an. Di sisi lain, Coki Bollemeyer turut menghadirkan sisi musikalitas 80-an yang selama ini belum pernah dieksplorasi sepanjang karier.
Perpaduan tersebut melahirkan karakter musik yang berakar pada nuansa 80-an namun tetap relevan dengan sentuhan modern.
Trek berjudul Perdebatan dipilih sebagai representasi utama dari keseluruhan isi album. Selain menjadi salah satu judul lagu di dalamnya, Perdebatan juga menjadi benang merah yang mengikat sembilan lagu di album ini.
“Dari total sembilan lagu yang ada, semuanya berbicara tentang berbagai bentuk perdebatan, mulai dari pergulatan dengan diri sendiri, hubungan dengan pasangan, sampai dinamika dengan orang tua. Jadi bisa dibilang, inti cerita dari album ini adalah tentang perdebatan dalam berbagai sisi kehidupan," ungkap vokalis SonicFlo, Daffa Bagaskara.
Perjalanan SonicFlo sendiri terbilang organik. Berawal dari pertemuan santai di rumah Coki Bollemeyer, sesi berbincang berkembang menjadi jamming spontan yang kemudian melahirkan materi-materi musik.











































