jpnn.com, JAKARTA - Di tengah belum adanya insentif pembelian kendaraan listrik dari pemerintah, penjualan motor listrik Alva justru menunjukkan tren yang terus menanjak.
Chief Marketing Officer Alva, Putu Swaditya Yudha, mengatakan permintaan terhadap motor listrik merek tersebut tumbuh signifikan dalam dua tahun terakhir.
Berdasarkan data internal perusahaan, penjualan Alva meningkat sekitar 52 persen dari 2024 ke 2025.
Pada 2024, penjualan Alva berada di kisaran 3.000 unit. Setahun kemudian, angkanya menembus lebih dari 4.500 unit.
Menariknya, pertumbuhan itu terjadi saat pasar motor listrik tidak lagi mendapat dukungan insentif pemerintah.
Padahal pada 2024, program bantuan pembelian masih berlaku.
“Permintaan terus meningkat, bahkan Januari sampai Mei tahun ini penjualannya sudah hampir melampaui pencapaian sepanjang tahun lalu,” ujar pria yang akrab disapa Adit itu, Selasa (23/6).
Meski belum mengungkap angka pasti, Adit memastikan penjualan sepanjang lima bulan pertama tahun ini, sudah mencapai empat digit dan berpeluang mencetak rekor baru.








































