jpnn.com, JAKARTA - Jasa Raharja meraih penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau 2026 Kategori Penggerak Ekonomi Hijau sebagai apresiasi atas peran sentral Direktur Utama Muhammad Awaluddin dalam penguatan ekosistem keselamatan transportasi.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas langkah Jasa Raharja dalam mendorong keselamatan transportasi melalui pendekatan kolaboratif, pemanfaatan teknologi, dan penguatan tata kelola berbasis data.
Sebagai BUMN yang menjadi bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, perusahaan terus memastikan pelayanan bagi masyarakat dapat berjalan lebih cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan korban kecelakaan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen negara hadir secara nyata melalui perlindungan dasar dan layanan yang mudah diakses.
Muhammad Awaluddin mengatakan penghargaan itu menjadi dorongan bagi perusahaan untuk menjaga konsistensi kolaborasi dan penguatan layanan bagi masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi seluruh insan Jasa Raharja dan para mitra, dan tentunya seluruh masyarakat Indonesia yang bersama-sama membangun ekosistem keselamatan transportasi,” ujar Awaluddin.
Di bawah kepemimpinan Awaluddin, pengembangan ekosistem keselamatan transportasi diperkuat melalui transformasi digital serta integrasi data dengan Korlantas Polri, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), pemerintah daerah, rumah sakit, dan berbagai institusi terkait.
Keterhubungan antarsistem ini memungkinkan proses penanganan korban kecelakaan, mulai dari pelaporan, penjaminan perawatan, hingga penyaluran santunan, berlangsung lebih efektif dan terkoordinasi.
Hingga Mei 2026, sebanyak 2.841 rumah sakit telah terhubung dalam sistem pelayanan perusahaan. Integrasi tersebut membantu mempercepat penanganan korban kecelakaan tanpa harus menunggu penyelesaian administrasi secara manual. Pada periode yang sama, rata-rata penyelesaian santunan korban meninggal dunia

















































