Pemkot Surabaya Petakan Kesehatan Warga Tingkat RW Tekan Stunting-Penyakit Degeneratif

6 days ago 44

Kamis, 29 Januari 2026 – 15:03 WIB

Pemkot Surabaya Petakan Kesehatan Warga Tingkat RW Tekan Stunting-Penyakit Degeneratif - JPNN.com Jatim

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Surabaya untuk memperkuat upaya pencegahan stunting dan penyakit tidak menular melalui pemetaan kesehatan warga di tingkat Rukun Warga (RW). Foto: Diskominfo Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Surabaya memperkuat upaya pencegahan stunting dan penyakit tidak menular melalui pemetaan kesehatan warga di tingkat Rukun Warga (RW).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua IDI Cabang Surabaya di Balai Kota Surabaya, Rabu (28/1).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk mengetahui kondisi kesehatan warga secara detail dan menyeluruh, dimulai dari lingkup terkecil, yakni RW.

“Di setiap RW kami ingin tahu secara detail kondisi kesehatan warganya, bukan hanya soal penyakit, tapi juga stunting, ibu hamil risiko tinggi, hingga potensi penyakit tidak menular,” kata Eri.

Menurutnya, pemetaan tersebut akan menghasilkan klaster-klaster kesehatan yang menggambarkan persoalan riil di setiap wilayah. Data itu nantinya menjadi dasar penentuan kebijakan dan intervensi kesehatan yang lebih tepat sasaran.

“Dari kajian IDI, kami bisa melihat Surabaya ini sebenarnya darurat di sektor kesehatan yang mana. Dari situ langkah penanganannya bisa disusun dengan tepat,” ujarnya.

Eri menegaskan, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak diukur dari tingginya angka kunjungan warga ke rumah sakit karena sakit, melainkan meningkatnya kunjungan untuk pemeriksaan kesehatan rutin.

“Daerah yang sehat itu bukan yang rumah sakitnya penuh karena orang sakit, tapi masyarakatnya rajin cek kesehatan dan penyakit bisa dicegah sejak dini,” tuturnya.

Pemkot Surabaya menggandeng IDI Surabaya untuk memetakan kesehatan warga di tingkat RW.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |