jpnn.com - Ada perjumpaan yang tidak berhenti ketika kita meninggalkan tempat pertemuan.
Ia terus bekerja dalam pikiran.
Bagi saya, perjumpaan dengan Kardinal Ignatius Suharyo adalah salah satunya.
Saya bersama istri mendapat kesempatan bersilaturahmi dan berdialog dengan Bapak Kardinal. Kami diterima dalam suasana yang sangat hangat dan akrab, seperti bertemu sahabat.
Pembicaraan kemudian mengalir kepada persoalan yang jauh lebih besar daripada sekadar sebuah kunjungan: tentang kondisi bangsa, kehidupan sosial, pentingnya pengkaderan, dan bagaimana nilai-nilai Pancasila perlu kembali dihidupkan dalam kehidupan masyarakat.

Ketua Bidang Pengkaderan DPP IKAL Lemhannas Ir. Ibnu Prakoso, M.Sos bersama istrinya, Ir. Dwisesanti, MM, MBA saat bertemu Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo. Foto: Dokumentasi pribadi
Saya semakin memahami bahwa persoalan bangsa pada akhirnya tidak hanya menyangkut sistem.

















































