jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi mengakui telah terjadi aliran modal keluar (outflow) di pasar modal Tanah Air.
Tercatat, arus keluar atau capital outflow dana asing di pasar modal Indonesia pada awal tahun ini cukup deras.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, aksi jual asing mencapai Rp48,47 triliun sejak awal tahun.
Friderica menjelaskan pasar modal RI masih terus dihantui arus modal keluar yang deras, sehingga membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi.
Dia menekankan hal tersebut terjadi karena tekanan geopolitik dan geo ekonomi secara global yang sedang tidak stabil.
"Terkait dengan pasar modal, dapat kami sampaikan terjadi outflow karena memang saat ini kondisi dari faktor geopolitik dan geoekonomi secara global di mana
tentu kalau dari The Fed higher for longer, makanya pada outflow," kata Friderica di kantor Sekretariat Kepresidenan, baru-baru ini.
Namun, perempuan yang akrab disapa Kiki tersebut menekankan kondisi tersebut berpotensi kembali membaik.











































