Oh Ternyata, Ini Alasan Pemerintah Tunda Pengumuman Swasembada Beras

2 hours ago 24

Oh Ternyata, Ini Alasan Pemerintah Tunda Pengumuman Swasembada Beras

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi Petani di Sukabumi. Foto: Baznas

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan pemerintah resmi memundurkan jadwal pengumuman swasembada beras dan jagung hingga waktu yang belum ditentukan.

Sudaryono menjelaskan, alasan penundaan pengumuman itu karena Presiden RI Prabowo Subianto masih fokus terhadap penanganan kedaruratan bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

"Kalau nggak salah diundur tanggal berapa gitu, enggak tanggal 31 (Desember 2025 malam), ini sekarang lagi fokus (atasi bencana Sumatera), Pak Presiden dan kita semua lagi fokus kedaruratan (bencana Sumatera), Jadi enggak ada pengumuman di 31 (Desember 2025) malam," kata Sudaryono dikutip Kamis (1/1).

Meski pengumuman ditunda, Sudaryono menegaskan pencatatan capaian swasembada tetap dilakukan, karena menjadi penanda penting selama 2025 tanpa impor beras dan jagung.

Dia menegaskan meskipun pemerintah belum mengumumkan secara resmi bahwa Indonesia telah swasembada beras dan jagung pada 31 Desember 2025, namun capaian itu tetap tercatat dalam pencapaian pemerintah.

Sudaryono memastikan pencatatan tersebut mencakup komoditas beras dan jagung, sebagai dua pilar utama pangan nasional yang produksinya terus diperkuat melalui kebijakan hulu dan penguatan sektor pertanian di seluruh sentra produksi nasional.

"Tapi bahwa pengumumannya itu, lagi kita pertimbangkan karena lagi kedaruratan (bencana Sumatra), tapi secara pencatatan kita lakukan swasembada beras dan jagung," katanya pula.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyatakan, Indonesia siap mengumumkan swasembada pangan untuk komoditas strategis seperti beras dan jagung pada 31 Desember 2025 pukul 12.00 WIB sesuai target nasional.

Wamentan Sudaryono mengatakan pemerintah resmi memundurkan jadwal pengumuman swasembada beras dan jagung hingga waktu yang belum ditentukan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |