Laba Pantai Indah Kapuk Dua Melonjak 83 Persen, PIK2 Menguat sebagai Kota Pesisir Modern

4 hours ago 22

Laba Pantai Indah Kapuk Dua Melonjak 83 Persen, PIK2 Menguat sebagai Kota Pesisir Modern

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Nusantara International Convention & Exhibition, Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta. Foto: dok PIK2

jpnn.com - JAKARTA - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatatkan kinerja keuangan yang kuat sepanjang tahun 2025. Pengembang kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) tersebut membukukan lonjakan laba bersih hingga 83 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan perseroan tercatat mencapai Rp 4,3 triliun atau tumbuh 52 persen secara tahunan. Sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk meningkat signifikan menjadi Rp 1,1 triliun.

Pertumbuhan tersebut juga diikuti peningkatan margin keuntungan. Margin laba kotor tercatat mencapai 60 persen dan margin laba bersih berada di level 27 persen.

Kinerja tersebut mencerminkan makin berkembangnya aktivitas hunian dan bisnis di kawasan PIK2 yang dirancang sebagai kawasan terpadu dengan integrasi fungsi residensial dan komersial. Beberapa proyek hunian seperti Rumah Milenial, Permata Hijau Residences, Manhattan Residences hingga Pasir Putih Residences turut mendorong pertumbuhan tersebut.

Selain hunian, produk komersial juga memberikan kontribusi terhadap pendapatan perusahaan melalui pengembangan proyek seperti SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial hingga Rukan Marina Bay.

Presiden Direktur PANI Sugianto Kusuma mengatakan capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya fondasi pengembangan kawasan PIK2 sebagai kota mandiri modern.

“Sepanjang tahun 2025, PANI mencatat pertumbuhan kinerja yang solid dengan pendapatan mencapai Rp4,3 triliun dan laba bersih sebesar Rp 1,1 triliun. Didukung oleh total aset sekitar Rp 50 triliun serta land bank seluas 1.838 hektare, kami optimis PIK2 terus berkembang sebagai kawasan kota mandiri modern berskala besar,” kata Sugianto.

Secara fundamental, perseroan juga memiliki struktur keuangan yang sehat. Hingga akhir 2025, PANI mencatat kas dan setara kas sebesar Rp 3,8 triliun, sementara total pinjaman bank hanya sekitar Rp 550 miliar.

Hingga akhir 2025, PANI mencatat kas dan setara kas sebesar Rp 3,8 triliun, sementara total pinjaman bank hanya sekitar Rp 550 miliar.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |