jpnn.com, BANJARMASIN - PT Jasa Raharja memberikan pelayanan medis dan penjaminan kepada seluruh korban insiden kecelakaan KM Virgo Transport 8. Kapal dengan rute pelayaran Surabaya–Banjarmasin tersebut dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) dini hari.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin meninjau langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh proses pendataan, verifikasi, hingga penjaminan biaya perawatan bagi korban berjalan cepat dan optimal sesuai ketentuan.
“Kami terus memastikan agar pelayanan dapat berjalan dengan cepat dan tidak menjadi hambatan bagi korban,” ujar Awaluddin, di Banjarmasin, Minggu.
Sejak menerima laporan insiden, Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan Ahmad Arkan Nugraha langsung berkoordinasi secara intensif dengan Basarnas, kepolisian, otoritas pelabuhan, dan pihak rumah sakit.
Hal tersebut dilakukan untuk memvalidasi data sekaligus melacak keberadaan para korban yang telah berhasil dievakuasi.
Petugas Jasa Raharja juga langsung diterjunkan ke lokasi evakuasi dan fasilitas kesehatan untuk melakukan pendataan langsung.
“Situasi seperti ini, kecepatan menjadi hal yang sangat penting,” ujar Awaluddin.
PIhaknya pun berkomitmen penuh untuk menanggung biaya perawatan para korban luka-luka maksimal sebesar Rp 20 juta yang dibayarkan langsung kepada pihak rumah sakit.

















































