jpnn.com, JAKARTA - Kondisi macan tutul yang masuk permukiman warga di Pacet, Kabupaten Bandung, menunjukkan kondisi yang membaik setelah menjadi proses rehabilitasi.
Meski begitu, rencana pelepasliaran hewan tersebut belum bisa dipastikan.
Untuk diketahui, macan tersebut muncul di permukiman warga di Kampung Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung pada 5 Februari 2026.
Kemunculan macan tutul membuat warga sekitar panik.
Satwa liar yang dilindungi itu juga dilaporkan menyerang tiga warga. Namun macan tersebut juga mengalami luka-luka sebelum akhirnya berhasil diamankan.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut BBKSDA Jawa Barat, Vitriana Yulalita mengatakan, setelah diamankan, macan tersebut di bawa ke Taman Satwa Cikembulan untuk mendapatkan perawatan. Hasilnya, hewan itu menunjukkan kondisi yang berangsur membaik.
"Setelah menjalani perawatan di Taman Satwa Cikembulan satwa macan tutul tersebut sudah sehat, luka-lukanya juga sudah sembuh," kata Vitriana saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).
Ia menyebut, kini macam tutul itu sudah dipindahkan ke Yayasan Cikananga Konservasi Terpadu (YCKT) yang berlokasi di Sukabumi, sejak 28 Agustus 2026. Di sana, hewan tersebut akan mendapatkan perawatan lebih lanjut.

















































