jpnn.com - Komisi VII DPR bakal menyempurnakan regulasi tentang standarisasi industri guna mampu tumbuh dan berdaya saing dengan berorientasi ekspor.
"Kami juga ingin menyempurnakan regulasi. Karena sekarang di DPR sedang membentuk panitia kerja (panja) yaitu standarisasi industri yang ada," kata Ketua Tim Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay, dalam kunjungan kerja spesifik ke PT Gema Graha Sarana Tbk sebagai industri manufaktur furnitur ekspor di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (29/1/2026).
Dia berharap bahwa masukan-masukan yang diberikan menjadi referensi dan rekomendasi untuk menyempurnakan regulasi-regulasi tersebut.
Saleh menyebut penyempurnaan regulasi ini selain untuk mendongkrak kualitas industri dalam negeri, juga sebagai bentuk penguatan pengawasan terhadap kinerja pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian selama melaksanakan program-programnya.
"Dan juga tentu ini akan menjadi pengawasan kita kepada kinerja pemerintah dalam hal ini tentu secara khusus pada Kemenperin," ucapnya.
Menurut Saleh, penguatan sektor industri khususnya furnitur memiliki peran penting sebagaimana perannya berkontribusi pada peningkatan ekonomi, pasalnya sektor ini mayoritas pelaku industri kecil dan menengah serta UMKM yang menyerap lapangan kerja yang besar.
Di sisi lain, pergeseran ekonomi dunia mengharuskan Indonesia untuk bisa memperkuat daya saing untuk mendukung potensial pertumbuhan industri tersebut.
"Mudah-mudahan kami dari Komisi VII berharap ini bisa juga menggaet perusahaan-perusahaan UMKM yang ada. Sehingga dengan demikian mereka tidak melejit sendiri dalam perusahaan tapi juga dalam perusahaan besar," tuturnya.













































