jpnn.com, JAKARTA - Penyanyi Vicky Shu membagikan pengalamannya menjalani program manajemen berat badan setelah mengalami kenaikan berat badan usai melahirkan anak keduanya.
Perubahan bentuk tubuh tersebut sempat membuat Vicky menjadi sasaran body shaming dan mom shaming di media sosial.
Di tengah tekanan sosial itu, dia memilih untuk memprioritaskan kesehatan fisik dan mental dibanding sekadar mengejar angka penurunan berat badan.
Vicky mengikuti program weight management Halofit by Halodoc selama delapan minggu dengan pendampingan medis dan dukungan teknologi.
"Aku memilih program Halofit karena aku ingin investasi jangka panjang untuk kesehatan fisik dan mentalku, bukan semata karena ingin menurunkan berat badan saja," kata Vicky dalam keterangannya, Selasa (12/5).
Menurut Vicky, program tersebut memberikan pengawasan dokter selama 30 hari, meal plan yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, serta terapi GLP-1 untuk membantu mengontrol nafsu makan.
"Perjalanan transformasi ini mengajari aku bahwa kita enggak harus memenuhi standar kecantikan orang lain," ujarnya.
Selain mengikuti program tersebut, Vicky juga rutin berjalan kaki setiap hari dan memperbaiki pola konsumsi untuk mendukung proses penurunan berat badan.











































