Inflasi Medis Indonesia Tertinggi di Asia, Allianz Soroti Pentingnya Perlindungan Kesehatan Berkelanjutan

4 hours ago 24

Inflasi Medis Indonesia Tertinggi di Asia, Allianz Soroti Pentingnya Perlindungan Kesehatan Berkelanjutan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Diskusi Allianz Indonesia bertajuk “Menjaga Keberlanjutan Perlindungan Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Medis'". Foto tangkapan layar Zoom

jpnn.com, JAKARTA - Lonjakan biaya kesehatan di Indonesia kian menjadi perhatian. Berdasarkan laporan MMB Asia Health Trends 2026, inflasi medis di Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8 persen pada 2026, tertinggi di Asia dan jauh melampaui rata-rata kawasan yang berada di level 12,5 persen.

Kondisi tersebut mendorong perlunya pemahaman yang lebih baik mengenai faktor-faktor yang memicu kenaikan biaya kesehatan, terutama terkait penanganan penyakit kritis seperti penyakit jantung yang membutuhkan biaya perawatan tinggi.

Hal ini mengemuka dalam diskusi Allianz Indonesia bertajuk “Menjaga Keberlanjutan Perlindungan Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Medis'". Kegiatan ini menghadirkan perspektif dari kalangan medis dan industri asuransi guna membahas tantangan biaya kesehatan yang terus meningkat.

"Kenaikan biaya medis menjadi tantangan bagi seluruh ekosistem kesehatan, termasuk perusahaan asuransi," kata Head of Product Allianz Life Syariah Indonesia, Rina Triana dalam diskusi secara daring, Rabu (17/6).

Kenaikan biaya layanan kesehatan tidak hanya dipengaruhi inflasi umum, tetapi juga meningkatnya biaya tindakan medis, penggunaan teknologi kesehatan yang semakin canggih, harga alat kesehatan, biaya obat-obatan, hingga faktor ekonomi makro seperti ketergantungan pada produk impor.

"Selain dipengaruhi inflasi dan perkembangan teknologi medis, biaya kesehatan juga terdampak dinamika ekonomi makro," ucapnya.

Pelemahan nilai tukar rupiah, misalnya, turut berpengaruh karena sebagian obat-obatan dan alat kesehatan di Indonesia masih bergantung pada impor.

Data Allianz Indonesia menunjukkan rata-rata biaya perawatan penyakit kritis sepanjang periode 2020–2025 mengalami kenaikan signifikan. Biaya perawatan penyakit jantung meningkat hingga 219 persen, kanker naik 179 persen, dan stroke melonjak 169 persen.

Inflasi medis Indonesia tertinggi di Asia, Allianz menyoroti pentingnya perlindungan kesehatan berkelanjutan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |