jpnn.com - JAKARTA - Pakar Ekonomi Politik, Ichsanuddin Noorsy menyoroti krisis kepercayaan yang melanda kebijakan fiskal dan moneter di Indonesia.
Menurut Noorsy, situasi ini dipicu pola komunikasi pejabat keuangan yang kontraproduktif terhadap prinsip fundamental dunia keuangan.
Noorsy menekankan dunia keuangan sejatinya memegang teguh dogma 4P, yaitu prudential (hati-hati), profesional, prosedural, dan yang terpenting 'pelit bicara'.
Dia mengambil contoh figur sentral bank dunia seperti Kevin Warsh, yang tetap menjaga sikap irit bicara demi membangun trust di pasar.
"Dogmanya adalah lo jangan banyak ngomong, kerja saja yang benar untuk menumbuhkan trust," kata Noorsy saat dihubungi Jpnn.com.
Noorsy mengritisi gaya komunikasi pejabat keuangan saat ini yang dinilai terlalu sering memamerkan diri.
Dia juga menyinggung sikap Purbaya kerap tidak memahami data yang disampaikan secara komprehensif oleh publik.
"Financial distrust itu diindikasikan sejak Purbaya mengambil sikap pamer, contoh, 'saya ahlinya, saya jagonya', ingat tidak dia ngomong kaya gitu?" katanya.









.jpeg)





























