Harga Cabai di Gorontalo Sempat Tembus Rp 170 Ribu Per Kilogram

4 days ago 44

Harga Cabai di Gorontalo Sempat Tembus Rp 170 Ribu Per Kilogram

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Harga cabai di Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo yang sempat menyentuh angka Rp 170 ribu per kilogram kini berangsur turun menjadi Rp 160 ribu. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Harga cabai di Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo yang sempat menyentuh angka Rp 170 ribu per kilogram kini berangsur turun menjadi Rp 160 ribu sampai Rp150 ribu per kilogram.

"Harga cabai rawit mulai turun meski tidak signifikan atau turun di bawah harga Rp 100 ribu per kilo gram," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Gorontalo Utara Ajuba Thalib di Gorontalo Utara, Senin.

Menurut Thalib, penurunan harga tersebut dipengaruhi adanya stok cabai yang masuk dari luar daerah, seperti dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Dia menyebut meski stok yang masuk tidak banyak, tetapi kondisi tersebut cukup memengaruhi harga yang mengalami penurunan. 

Thalib juga mengatakan pemerintah daerah berharap harga komoditas cabai di daerah itu tidak berdampak pada terjadinya inflasi.

Pedagang rempah di Desa Moluo, Kecamatan Kwandang Suleman mengatakan jenis cabai yang dijualnya ada beberapa jenis.

Namun, untuk cabai rawit khas Gorontalo yang terkenal dengan tingkat kepedasannya, harga di tingkat pasar atau pembeli masih tinggi, seharga Rp 170 ribu per kilogram.

Harga cabai tersebut sempat turun menjadi Rp 150 ribu per kilogram, saat cabai dari luar daerah masuk.

Harga cabai di Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo yang sempat menyentuh angka Rp 170 ribu per kilogram kini berangsur turun menjadi Rp 160 ribu

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |