jpnn.com - Drama besar pelengseran bupati terjadi di Gowa, Sulawesi Selatan. Pekan lalu DPRD setempat secara bulat memakzulkan Bupati Sitti Husniah Talenrang.
Saya sebut drama karena tiga unsur ada di dalamnya: kekuasaan, uang, dan seks.

Intinya: bupati dituduh berselingkuh dengan Basri Kajang, konsultan pemenangannya saat maju jadi calon bupati Gowa.
Ditambah tuduhan lain: pencabutan beasiswa S-3 seorang warga dan korupsi baju seragam siswa dengan anggaran Rp 15 miliar.
Yang dua terakhir tidak menonjol. Soal perselingkuhanlah yang paling dramatis. DPRD sampai membentuk pansus, panitia khusus, untuk menyelidiki perselingkuhan itu.
Banyak saksi dihadirkan di sidang-sidang Pansus. Mereka adalah para pejabat di bidang protokol di Pemkab Gowa. Merekalah yang tahu ke mana saja bupati Husniah, di hotel mana saja menginap, dan di mana pula Basri. Mereka yang memesan hotel, mengatur perjalanan, dan mendampingi bupati.
Sidang-sidang pansus itu terbuka. Direkam. Videonya diunggah ke YouTube. Diputar pula video adegan ketika yang disebut Basri bersama Husniah. Suami Husniah juga bersaksi di pansus. Semuanya diceritakan secara gamblang menurut versi saksi.

.jpeg)






































