jpnn.com - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penguatan besar-besaran penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan.
Sebanyak 1.200 prajurit TNI dari tiga batalyon bersama peralatan pendukung seperti helikopter water bombing akan segera dikirim untuk mempercepat pemadaman api di lapangan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan personel TNI sebenarnya telah berada di wilayah terdampak dan terbukti membantu proses pemadaman.
Namun, jumlah personel yang tersedia masih terbatas dibandingkan kebutuhan penanganan di lapangan.
Penambahan personel dalam penanganan Karhutla di Kalimantan menjadi salah satu pembahasan dalam dua rapat koordinasi, yakni di Kalimantan Barat pada pagi hari dan di Kalimantan Tengah pada sore harinya.
Prabowo kemudian memutuskan menambah kekuatan dengan mengirim sekitar tiga batalyon dari Jawa.
“Rencananya akan ada pengiriman kurang lebih tiga batalyon kembali, perbantuan dari Jawa, jumlah kurang lebih mencapai 1.200 prajurit. Insyaallah sore ini atau paling lambat besok sudah berada di lokasi,” ucap Prasetyo dikutip dari rilis resmi Tim Presiden Prabowo, pada Sabtu (22/8).
Mensesneg menjelaskan, kunjungan Presiden Prabowo ke Kalimantan dilakukan untuk melihat dan memonitor langsung penanganan karhutla di lapangan.








































