Ogah Ikut-ikutan Isu Viral, Kelompok Mahasiswa Tolak Demo 27 Agustus

7 hours ago 22

Ogah Ikut-ikutan Isu Viral, Kelompok Mahasiswa Tolak Demo 27 Agustus

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi massa berdemonstrasi di depan gerbang Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (29/8). Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR/MPR RI pada 27 Agustus 2026 tidak mendapat sambutan positif dari kelompok mahasiswa.

Sejumlah elemen mahasiswa memastikan tidak akan turut dalam demonstrasi tersebut.

Pertama, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) secara resmi menolak terhadap rencana aksi tersebut.

Penolakan ini didasari atas komitmen menjaga ketertiban umum serta keutuhan persatuan nasional.

Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI, Muhammad Amri Akbar, menekankan stabilitas keamanan dan kedaulatan simbol negara merupakan harga mati yang harus dijaga oleh seluruh elemen bangsa.

"Kami menolak aksi itu demi menjaga kondusifitas, keutuhan persatuan nasional. Itu prinsip fundamental KAMMI, tak bisa ditawar-tawar," kata Muhammad Amri Akbar dalam konferensi pers, Jumat (21/8).

Alasan lainnya, aliansi tersebut diketahui sempat melontarkan ancaman ekstrem, yakni akan menyandera anggota DPR RI apabila tuntutan mereka mengenai pengesahan RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor tidak segera dipenuhi.

"Pernyataan yang mengarah, berniat menyandera atau mengancam anggota DPR itu merupakan bentuk eskalasi yang tak bisa dibenarkan. Negara ini ada di alam demokrasi yang beradab," kata dia.

Sejumlah elemen mahasiswa memastikan tidak akan turut dalam demonstrasi yang diinisiasi AMPB tersebut

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |