jpnn.com - LAMPUNG – Guru PPPK penuh waktu di Indonesia yang jumlahnya 959.728 akan dialihkan menjadi pegawai pemerintah pusat dan diberi kesempatan ikut seleksi untuk menjadi PNS pada awal 2027.
Adapun guru PPPK paruh waktu yang saat jumlahnya mencapai 236.773 akan dialihkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu, tanpa tes lagi.
Anggota Komisi II DPR RI Rycko Menoza menilai kebijakan mengenai alih status jutaan guru PPPK dan guru PPPK paruh waktu tersebut dapat memperkuat kepastian karier dan masa depan tenaga pendidik di Indonesia.
“Saya apresiasi setinggi-tingginya atas kesepakatan skema baru yang menurut saya memberi kepastian karier dan masa depan yang lebih jelas bagi para guru di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Lampung,” kata Rycko Menoza, sebagaimana dikonfirmasi di Lampung Selatan, Sabtu (22/8).
Menurut dia, kejelasan status kepegawaian penting agar guru dapat menjalankan tugas utama mendidik generasi penerus bangsa dengan lebih tenang tanpa dibayangi ketidakpastian mengenai masa depan pekerjaannya.
Dalam skema baru tersebut, guru berstatus PPPK penuh waktu diberikan kesempatan mengikuti proses seleksi untuk pengangkatan menjadi PNS.
Sementara guru berstatus PPPK paruh waktu akan diarahkan untuk diangkat secara bertahap menjadi PPPK penuh waktu.
Dia mengatakan proses transisi tersebut tetap perlu mempertimbangkan kemampuan fiskal pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sehingga kebijakan dapat dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan.











.jpeg)




























