jpnn.com, BEKASI - Brand body care lokal Ciara resmi meluncurkan Ciara Kemangi Calming Body Salve, inovasi perawatan tubuh pertama di Indonesia yang menggunakan ekstrak kemangi sebagai bahan utama berbasis riset ilmiah, Senin (6/4).
Langkah berani ini didukung melalui kolaborasi strategis dengan PT Martina Berto Tbk (Martha Tilaar Group). Kerja sama ini menggabungkan eksplorasi bahan alami dari Ciara dengan dukungan riset serta teknologi ekstraksi dari Berto Extract - Martha Tilaar Innovation Center (MTIC).
Langkah ini menandai keberanian Ciara dalam mengeksplorasi bahan alami lokal berbasis riset ilmiah untuk menghadirkan solusi perawatan tubuh yang lebih relevan dengan kebutuhan kulit masyarakat Indonesia.
Sebagai brand yang fokus pada pendekatan science-backed natural ingredients, Ciara tidak hanya menghadirkan produk perawatan tubuh, tetapi juga membawa misi untuk mengangkat potensi bahan lokal yang selama ini belum banyak dimanfaatkan secara optimal dalam industri kecantikan modern.
Pemilihan kemangi bukan tanpa alasan—tanaman yang selama ini dikenal sebagai bahan konsumsi ini memiliki potensi besar dalam perawatan kulit.
Ciara Kemangi Calming Body Salve diformulasikan dengan ekstrak kemangi yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, membantu menenangkan kulit, meredakan iritasi ringan, serta menjaga kelembaban alami kulit. Produk ini juga diperkaya dengan kombinasi bahan pendukung lainnya yang berfungsi untuk memperkuat skin barrier, memberikan efek calming, serta menjaga kulit tetap sehat dan terhidrasi.
Berbeda dengan lotion pada umumnya, format body salve memberikan tekstur yang lebih rich dan occlusive, sehingga mampu mengunci kelembaban lebih optimal—terutama untuk kondisi kulit kering, sensitif, atau mudah mengalami iritasi.
Ciara secara resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan PT Martina Berto Tbk, institusi riset bahan alami Indonesia yang telah lama dikenal dalam pengembangan bahan aktif berbasis tanaman lokal. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat pengembangan inovasi skincare yang memanfaatkan biodiversitas Indonesia melalui pendekatan ilmiah dan standardisasi bahan aktif.









































