Di Sidang Majelis Umum PBB, Antonio Guterres Desak Konflik Timur Tengah segera Dihentikan

1 hour ago 14

Di Sidang Majelis Umum PBB, Antonio Guterres Desak Konflik Timur Tengah segera Dihentikan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Arsip foto - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres. ANTARA/Lucas Mukasa - Anadolu Agency /pri.

jpnn.com - NEW YORK - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyoroti masih berlangsungnya konflik di Timur Tengah. Berbicara saat sidang Majelis Umum PBB, Guterres mendesak supaya permusuhan di Timur Tengah segera dihentikan. 

"Di seluruh Timur Tengah, konflik terus mendera. Apa yang disebut gencatan senjata  pada kenyataannya hanyalah 'kebakaran lebih kecil’, sementara warga sipil terus menanggung akibatnya. Sudah cukup,” kata Guterres dari podium Majelis Umum PBB, Selasa (22/9).

Guterres pun meminta para pemimpin dunia yang hadir di Sidang Majelis Umum PBB agar memanfaatkan platform PBB sebagai sarana dialog.

“Saya mengimbau para pemimpin di ruangan ini untuk memanfaatkan semaksimal mungkin pekan tingkat tinggi ini demi deeskalasi dan dialog. Bersama-sama, mari kita sampaikan pesan tegas dari ruangan ini: Pertikaian harus dihentikan," tutur Antonio Guterres.

Dia juga menyerukan pemberian akses bagi bantuan kemanusiaan dan pengembalian hak-hak dan kebebasan navigasi.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk di Ibu Kota Teheran.

Kemudian, Iran membalas dengan serangan serupa.

Pada pertengahan Juni, Iran dan AS menandatangani nota kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan.

Sidang Majelis Umum PBB, Sekjen PBB Antonio Guterres mendesak supaya konflik Timur Tengah segera dihentikan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |