Alhamdulillah, Rupiah Hari Ini Berangsur Menguat

1 hour ago 17

Alhamdulillah, Rupiah Hari Ini Berangsur Menguat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan rupiah mengalami penguatan dipengaruhi potensi Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga dalam pertemuan RDG BI. Foto/Ilustrasi: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan rupiah mengalami penguatan dipengaruhi potensi Bank Indonesia (BI) yang akan menahan suku bunga dalam pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu (23/9).

Mata uang garuda bergerak menguat 27 poin atau 0,15 persen menjadi Rp 17.857 per USD dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 17.884 per USD.

“Rupiah hari ini diperkirakan menguat pada kisaran Rp 17.830 per USD-Rp 17.880 per USD,” ungkap Rully, di Jakarta, Rabu.

Sejumlah ekonom telah memproyeksikan suku bunga acuan (BI-Rate) tetap di level 5,75 persen pada RDG BI September 2026 ini, dengan peluang kenaikan terjadi pada akhir tahun jika tekanan eksternal makin persisten.

Eskalasi konflik di Timur Tengah dan perang Rusia-Ukraina telah mendorong beberapa bank sentral untuk meninjau kembali sikap kebijakan moneternya, termasuk The Fed, European Central Bank, dan Bank of Japan.

Di sisi lain, The Fed juga telah mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut masih dapat menjadi opsi pada tahun ini, meskipun kondisi pasar tenaga kerja AS relatif tetap kuat.

Secara keseluruhan, tekanan global terutama datang dari kombinasi kebijakan The Fed yang lebih hawkish, penguatan dolar AS, ketidakpastian geopolitik, dan harga minyak yang tinggi.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan rupiah mengalami penguatan dipengaruhi potensi Bank Indonesia (BI)

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |