jpnn.com, JAKARTA - Floreinchya, anak tertua Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Chyntia Ingrid Kalangit, mengirimkan surat pengaduan kepada Komisi III DPR RI, Senin (11/5).
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperjuangkan keadilan bagi ibu dan keluarganya di tengah proses hukum yang sedang berjalan.
Floreinchya mengatakan persoalan yang dihadapi keluarganya tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menyangkut martabat, nama baik, dan rasa keadilan.
"Saya sebagai anak merasa wajib memperjuangkan keadilan bagi orang tua dan keluarga kami. Persoalan ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga soal martabat, nama baik, dan rasa keadilan yang kami rasakan mulai terabaikan," kata Floreinchya.
Dia berharap Komisi III DPR RI dapat mendengar suara keluarganya sebagai warga negara yang ingin diperlakukan secara adil, manusiawi, dan sesuai hukum yang berlaku.
Menurut Floreinchya, persoalan tersebut telah menimbulkan dampak besar bagi keluarga, baik dari segi waktu, tenaga, maupun biaya.
Selain itu, keluarga juga mengalami tekanan batin yang berat karena nama baik mereka ikut terdampak.
"Sebagai anak, sangat menyakitkan melihat orang tua dan keluarga berada dalam tekanan, apalagi ketika kami merasa ada ketidakadilan yang perlu diluruskan," ujarnya.











































