jatim.jpnn.com, MALANG - Ruang praktikum tugas akhir Politeknik Negeri Malang atau Polinema kebakaran pada Senin (11/5) malam.
Kepala UPT Damkar Kota Malang Pandu Rizki Darmawan menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.18 WIB dan petugas tiba di lokasi pada pukul 21.32 WIB.
Sebanyak 13 personel diterjunkan dengan tiga unit armada pemadam kebakaran. Proses penanganan juga dibantu personel Polsek Lowokwaru, Satlinmas Jatimulyo, dan sukarelawan.
Namun, saat petugas tiba di lokasi, api utama di ruang praktikum sudah berhasil dipadamkan petugas keamanan kampus menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) serta sistem proteksi kebakaran aktif.
“Tim memastikan tidak ada api tersembunyi,” ujar Pandu, Selasa (12/5).
Pandu menjelaskan kebakaran dipicu baterai rakitan untuk sepeda motor listrik yang mengalami overload saat proses pengisian daya atau charging.
“Dari analisis tim di lokasi, baterai yang dirakit di ruang praktikum dan akan digunakan untuk sepeda motor listrik mengalami overload ketika dilakukan charging,” kata dia.
UPT Damkar Kota Malang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp50 juta. (antara/mcr12/jpnn)








































