Banyak Kepala Sekolah Rangkap Jabatan Gegara PPPK dan P3K PW Tidak Bisa jadi Kepsek

1 day ago 39

Banyak Kepala Sekolah Rangkap Jabatan Gegara PPPK dan P3K PW Tidak Bisa jadi Kepsek

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi guru PPPK paruh waktu. Foto: Ama for JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Desakan dari Senayan agar guru honorer diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) makin menguat.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pemerintah untuk mengangkat guru honorer untuk menjadi PNS secara bertahap.

Alasannya, saat ini Indonesia sudah mengalami fenomena darurat guru.

Cucun mengatakan bahwa pemerintah daerah kini mengalami kesulitan untuk mengangkat kepala sekolah yang harus berstatus ASN PNS karena jumlahnya sudah minim imbas banyak yang sudah pensiun.

"DPR menginginkan ya kalau pemerintah kuat ya, secara bertahap angkatlah (guru honorer) menjadi ASN (PNS) sehingga statusnya ada kejelasan untuk para guru ini tenaga pendidik di negara kita," kata Cucun di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (12/5).

Dia mengatakan bahwa banyak kepala sekolah (kepsek) yang kini merangkap jabatan di dua atau tiga sekolah.

Menurutnya, hal itu karena guru yang berstatus honorer, baik PPPK atau PPPK paruh waktu (P3K PW), tidak bisa menjadi kepala sekolah.

Dia mendorong pemerintah melakukan pendataan secara rinci terhadap semua guru di seluruh daerah, hingga di wilayah terluar.

Ternyata banyak kepala sekolah merangkap jabatan karena guru PPPK dan P3K PW tidak bisa menjadi kepsek.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |