jpnn.com - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) menyelenggarakan Employment Business Matching (EBM) Malaysia–Indonesia 2026 di Hotel Concorde Kuala Lumpur.
Malaysia menjadi negara ke-8 penyelenggaraan EBM oleh APJATI sekaligus mencatatkan penyelenggaraan terbesar sepanjang program tersebut.
Gelaran itu memperkuat kemitraan ketenagakerjaan kedua negara serta mendorong praktik rekrutmen yang aman, etis, profesional, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan APJATI terhadap program Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dalam memperluas kesempatan kerja di luar negeri, termasuk SMK Go Global.
Melalui jaringan P3MI dan mitra usaha di negara penempatan, APJATI siap berkontribusi menjembatani kompetensi lulusan SMK dengan kebutuhan nyata dunia usaha global.
Ketua Umum APJATI Said Saleh Alwaini menyebutkan alasan Malaysia menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan EBM.
"Malaysia pasar terdekat dan terbesar bagi pekerja Indonesia, dan di situlah jalur tidak resmi paling mudah tumbuh,” ujar Said dalam keterangannya, Minggu (13/9/2026).
“Cara melawannya bukan menambah aturan, tetapi memperbanyak jalur yang benar dan mempermudahnya. Itulah fungsi EBM," kata dia.

















































