Angelica Felincia sudah bermimpi untuk kuliah di Australia sejak SMA.
"Sepertinya kebudayaan di Australia itu seru banget, dan saya juga mau?explore, keluar dari Indonesia itu seperti apa," katanya kepada Natasya Salim dari ABC Indonesia.
"Saya ingin melihat juga perbedaan budayanya dan saya merasa kalau di Australia … banyak tempat yang indah."
Berbekal keinginan ini, Angelica mengaku sudah menyiapkan dokumen identitas, bukti keuangan, dan terjemahannya sejak jauh-jauh hari.
Tapi, mimpinya untuk studi di bidang pendidikan anak usia dini atau early education di Melbourne kandas, karena aplikasi visa pelajarnya ditolak dalam sehari.
"Saya pastinya kecewa banget," ujarnya.
"Kalau dari surat penolakannya katanya di Genuine Student statement saya belum ada alasan cukup kuat untuk studi di Australia."
Data Departemen Dalam Negeri Australia menunjukkan penolakan permohonan visa pelajar mencapai tingkat tertinggi dalam 10 tahun terakhir, dengan tingkat penolakan meningkat dari 7,9 persen pada Juni 2016 menjadi 24,2 persen pada Juni 2026.















































