Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau Masih Menyebar, Warga Khawatir Soal Kesehatan

2 hours ago 13

Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau Masih Menyebar, Warga Khawatir Soal Kesehatan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Hujan abu vulkanik dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Sumatra bagian selatan dan Jawa bagian barat. (Reuters: Sammy)

Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau menyebar ke sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Sumatra Selatan, yang juga sempat mengganggu penerbangan.

Status gunung tersebut masih berada di Level III atau Siaga, dengan zona larangan aktivitas sejauh tiga kilometer dari pusat aktivitas vulkanik, menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

PVMBG mengatakan erupsi sempat berlangsung selama sekitar 25 jam dan berakhir Minggu kemarin (6/8), tapi erupsi kecil masih terjadi dan kemungkinan terjadinya erupsi lanjutan "masih tinggi."

Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta dan empat bandara lainnya kembali dibuka Selasa kemarin (8/9), setelah perubahan arah angin membuat abu menjauh dari kawasan bandara.

Lebih dari 340.000 penumpang, termasuk warga Australia, serta hampir 3.000 penerbangan dibatalkan dan ditunda menurut InJourney Airports, yang mengelola sejumlah bandara komersial di Indonesia.

'Abunya luar biasa'

Di Lampung, hujan abu telah mengganggu keseharian warga.

Elizabeth Amelia, warga Bandar Lampung, mengatakan ia khawatir abu vulkanik akan berdampak pada kesehatan anaknya yang berusia dua tahun dan ibunya yang berusia 63 tahun.

"Takutnya itu nyerang pernafasan. Kalau emang terhirup terlalu banyak bisa ISPA [Infeksi Saluran Pernapasan Akut]," kata Amel, sapaan akrabnya.

Penerbangan dari dan menuju Jakarta sudah beroperasi setelah sempat terganggu abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |